LUWU TIMUR (Sulsel) – Kontingen Gerakan Pramuka Kecamatan Tomoni Timur berhasil meraih empat prestasi dalam kegiatan Scout Camp 2026 tingkat Kabupaten Luwu Timur. Capaian tersebut menjadi hasil dari kerja keras peserta, pendampingan pembina, serta kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pengembangan karakter dan keterampilan generasi muda.
Empat prestasi yang diraih meliputi Juara 1 Tapak Tenda Putra, Juara 1 Tapak Tenda Putri, Juara 2 Pentas Seni, dan Juara 3 Pionering Putri. Prestasi tersebut diraih meskipun waktu persiapan kontingen relatif singkat.
Capaian ini menunjukkan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik, terutama dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama.
Camat Tomoni Timur, Yulianus, S.Sos., M.A.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang membawa nama baik kecamatan. Ia juga memberikan penghargaan kepada pelatih, pembina, pengurus Kwartir Ranting (Kwarran), para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), serta pihak sekolah yang turut mendukung persiapan kontingen.
“Di balik prestasi ini ada tangan-tangan orang hebat di belakangnya. Luar biasa, kalian bisa membanggakan Tomoni Timur,” kata Yulianus.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur yang terlibat, mulai dari proses latihan, pendampingan, koordinasi, hingga pelaksanaan kegiatan. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus mengembangkan potensi dan meningkatkan keterampilan melalui kegiatan kepramukaan.
Yulianus juga menekankan bahwa keberhasilan dalam kegiatan Pramuka tidak hanya diukur dari jumlah penghargaan yang diperoleh, tetapi juga dari proses pembelajaran yang membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Sementara itu, Sekretaris Kwarran Tomoni Timur sekaligus Ketua Kontingen, I Wayan Mardinata Umbara, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi mendukung kontingen sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan Scout Camp 2026.
Ia mengapresiasi kontribusi pelatih, pembina, pengurus Kwarran, para Mabigus, pihak sekolah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan pendampingan kepada peserta.
Menurut Wayan Mardinata Umbara, empat prestasi tersebut merupakan hasil kerja bersama. Dukungan berbagai pihak membantu peserta mempersiapkan diri, membangun kekompakan, dan mengikuti rangkaian perlombaan dengan baik.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi anggota Pramuka untuk terus meningkatkan kemampuan, kepercayaan diri, dan semangat berprestasi. Pembinaan yang berkelanjutan juga diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Scout Camp 2026 berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di kawasan Bundaran Batara Guru, Malili, Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, kemandirian, dan kebersamaan peserta.
Melalui capaian tersebut, Kecamatan Tomoni Timur berharap sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, pembina, dan pengurus kepramukaan dapat terus diperkuat untuk mendukung tumbuhnya generasi muda yang berkarakter, terampil, mandiri, dan bertanggung jawab. (Red)

