
TOMONI TIMUR – Camat Tomoni Timur Yulianus mengapresiasi semangat pengabdian para guru MI dan MTs Cendana Hitam dalam mendidik generasi muda, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, termasuk minimnya honor yang diterima tenaga pendidik.
Apresiasi tersebut disampaikan Yulius saat menghadiri Syukuran Penamatan MI dan MTs Cendana Hitam Tahun Pelajaran 2025/2026 di Desa Cendana Hitam Timur, Kecamatan Tomoni Timur, Kamis (18/6).
Kegiatan yang mengusung tema “Menciptakan Generasi yang Mandiri, Aktif, dan Berakhlakul Karimah” itu turut dihadiri Pengawas MTs/MA Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur M. Ali Usman, Kepala Desa Cendana Hitam Timur, perwakilan KUA Tomoni Timur, tokoh masyarakat, orang tua siswa, dan para guru.
Kepala MI/MTs Cendana Hitam Muhammad Anwar Amrin mengatakan pada tahun pelajaran 2025/2026 pihaknya berhasil menamatkan 27 siswa yang terdiri dari 13 siswa MI dan 14 siswa MTs.
Menurut Anwar, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, khususnya para orang tua siswa yang selama ini terus memberikan kepercayaan kepada sekolah.
“Kalau kami bisa bertahan sampai hari ini dan berhasil menamatkan siswa-siswi kami, itu karena dukungan semua pihak, terutama orang tua murid yang selalu memberikan semangat dan dukungan kepada kami dalam mengelola lembaga pendidikan ini,” ujar Anwar.

Sementara itu, Yulius menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
“Pendidikan bukan hanya tentang mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun akhlak, karakter, dan masa depan anak-anak kita. Karena itu saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru MI dan MTs Cendana Hitam yang telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk mencetak generasi penerus bangsa, meskipun saya tahu honor yang mereka terima sangat minim,” kata Yulius.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Cendana Hitam Timur dan wilayah sekitarnya yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di MI dan MTs Cendana Hitam. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal penting bagi keberlangsungan dan pengembangan lembaga pendidikan tersebut.
Yulius turut mengapresiasi dukungan para orang tua yang selama ini menjalin sinergi dengan pihak sekolah dalam mendidik anak-anak mereka.
“Keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari orang tua. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua siswa yang selama ini telah mendukung para guru dalam mendidik anak-anak kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Yulius juga mendorong pengelola MTs Cendana Hitam untuk terus berinovasi agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah swasta lainnya di Kecamatan Tomoni Timur.
Menurut dia, setiap lembaga pendidikan harus memiliki program unggulan dan karakteristik yang menjadi daya tarik bagi masyarakat.
“Buat sebuah terobosan sehingga sekolah ini bisa dilirik masyarakat dan para orang tua tertarik menyekolahkan anaknya di MTs Cendana Hitam. Harus ada nilai lebih yang menjadi pembeda dengan sekolah-sekolah lainnya di Tomoni Timur,” tegasnya.
Ia menilai inovasi dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan pendidikan karakter dan keagamaan, serta pengembangan prestasi akademik maupun nonakademik siswa.
Pengawas MTs/MA Kemenag Kabupaten Luwu Timur M. Ali Usman menambahkan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan berbagai penampilan siswa, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta prosesi penyerahan tanda kelulusan kepada para peserta didik.
Syukuran penamatan tersebut menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus memperkuat kualitas pembelajaran dan mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, serta berakhlakul karimah. (#)
