Lutim,SULSEL — Kecamatan Tomoni Timur menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam berbagai rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Luwu Timur yang puncak perayaannya akan digelar pada 8 Juni mendatang di Malili.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi bersama para kepala desa se-Kecamatan Tomoni Timur yang berlangsung di Aula Kantor Camat Tomoni Timur, Senin (18/5), usai pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN).
Rapat dipimpin langsung oleh Camat Tomoni Timur, Yulius, didampingi Sekretaris Camat, Delta Datu Tasik.
Kabupaten Luwu Timur yang dikenal dengan julukan Bumi Batara Guru tahun ini memasuki usia ke-23. Sejumlah agenda telah disiapkan panitia untuk memeriahkan peringatan tersebut, di antaranya karnaval budaya, pameran UMKM, lomba perahu dayung, dan berbagai kegiatan lainnya yang akan melibatkan 11 kecamatan.
Dalam arahannya, camat menegaskan bahwa keikutsertaan Tomoni Timur merupakan bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dan identitas daerah.
“Pertemuan ini sebagai bentuk komitmen bahwa kita siap berpartisipasi dalam semarak 23 tahun Luwu Timur,” ujarnya.
Ia meminta seluruh kepala desa mempersiapkan partisipasi masyarakat dan aparat desa dalam karnaval budaya dengan mengenakan pakaian adat sesuai keberagaman suku yang ada di wilayah masing-masing.
Menurut dia, Tomoni Timur memiliki kekayaan budaya yang menjadi kekuatan tersendiri dalam perayaan hari jadi daerah.
“Tomoni Timur dikenal dengan ragam budaya dan adat istiadatnya, oleh karena itu kita harus tampil maksimal,” katanya.
Selain karnaval budaya, setiap desa juga diminta menyiapkan produk unggulan UMKM untuk dipamerkan pada stan kecamatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Sementara untuk lomba perahu dayung, pemerintah kecamatan meminta masing-masing desa mengirimkan dua peserta untuk mewakili Tomoni Timur.
“Target kita bukan juara, tetapi ikut berpartisipasi menyemarakkan hari jadi daerah kita tercinta,” tandas camat. (Red)

